Kemajuan teknologi membuat konvergensi media menjadi semakin tak terelakkan. Hal itu dikatakan oleh CEO VIVAnews Erik Meijer dalam acara seminar Maximizing Your Product Campaign Through 3-Screen Strategy, Strategy di Hotel Nikko Jakarta, Rabu 7 Oktober 2009.
Menurut Erik, di masa depan, komunikasi tak hanya mengandalkan satu atau dua jenis media, melainkan bisa hingga tiga jenis media. Bila kini mayoritas masyarakat sudah menggunakan media konvensional seperti TV, ke depan masyarakat juga akan semakin bergantung kepada media lain, seperti ponsel dan internet (lewat komputer).
"Sekarang, masyarakat mulai mencari informasi melalui layar media pilihannya. Layar pertama, adalah (layar) televisi, media konvensional berupa gambar yang bergerak secara satu arah," kata Erik. Media ini masih dianggap sebagai media terefisien bagi para pengiklan.
Sementara layar kedua yakni (layar) ponsel, dan sekarang sudah semakin memasyarakat. Ia memisalkan perangkat-perangkat ponsel pintar BlackBerry, atau iPhone dengan antarmuka yang menarik dan variatif.
Sementara media pengantar informasi terakhir adalah internet (layar ketiga), yang lebih intens dan interaktif karena mampu membangun hubungan dua arah. "Konsumen tak hanya menerima informasi tetapi juga berkuasa penuh atas informasi tersebut," Erik melanjutkan.
Tak hanya itu, konsumen secara leluasa dan mudah membagi informasi tersebut kepada konsumen lainnya. "Konvergensi tiga layar itu yang sekarang menjadi solusi baru bagi media," Erik menegaskan.
Konvergensi tiga layar itu juga sekaligus menjadi fasilitator bagi para pengiklan dan agen iklan untuk mencapai konsumen dan pasar yang lebih luas.
Pergeseran ini, kata Erik, tak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di dunia. "Kita harus siap menerima tantangan ini dan mengantisipasinya."















Comments :
Posting Komentar