Di tanah air, masih banyak anak yang berasal dari keluarga kurang mampu dan tidak mampu mengenyam pendidikan yang diharapkan dapat mengangkat kehidupan mereka di masa depan. Tergugah oleh kondisi ini, para karyawan Nokia Siemens Network mengangkat 1300 anak kurang mampu dari Clincing, Jakarta Utara sebagai anak asuh.
Sebagai orang tua asuh, para karyawan memberikan bantuan keuangan untuk pendidikan anak-anak asuh tersebut dalam program kerjasama dengan GN OTA (gerakan nasional orang tua asuh). Bantuan keuangan juga diberikan oleh Nokia Siemens Networks sebagai perusahaan.
Program anak asuh ini merupakan bagian dari Uniting Communities: Access to Education yang digelar Nokia Siemens Networks. Sebelumnya, leadership team Nokia Siemens Networks menjadikan 105 anak kurang mampu yang bersekolah di SDN Duri Pulo 8, Gambir Jakarta sebagai anak asuh.
Komitmen Nokia Siemens Networks untuk mendukung dan memperbaiki pendidikan di Indonesia juga telah ditingkatkan melalui pemberdayaan anak-anak jalanan bekerjasama dengan komunitas Sahabat Anak, kelompok relawan yang mendukung pemberdayaan anak-anak jalanan di Jakarta dan sekitarnya.
Belum lama ini Nokia Siemens Networks mendukung penyelenggaraan Jambore Sahabat Anak. Dalam program yang bertujuan mengajarkan anak jalanan akan keragaman budaya Indonesia sehingga mereka bangga menjadi anak Indonesia tersebut, ratusan anak jalanan dari wilayah Jabodetabek berkemah di Bumi Perkemahan Cibubur dengan didampingi sekitar 300 pendamping.
"Program orang tua asuh dan dukungan kami terhadap program Jambore Sahabat Anak merupakan bukti komitmen Nokia Siemens Networks dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Indonesia," kata Arjun Trivedi (Head of Sub-region Indonesia, Nokia Siemens Networks).
Program-program inisiatif Nokia Siemens Networks lainnya adalah perbaikan sekolah dan Program Kerjasama Universitas di lima universitas (ITB, ITS, UGM, Undip dan UI). Program ini terdiri dari pemberian beasiswa, magang, woman in technology, pelatihan guru, pelatihan berbasis Web dan dosen tamu. (kompas/tekno.com)















Comments :
Posting Komentar